How ordinary are you ?

Seberapa aslikah kamu ?..mungkin begitu terjemahan langsug dari kalimat judul diatas. Sedikit mengutip beberapa pernyataan orang terkenal bahwa salah satu cara untuk bisa menjadi orang baik yaitu dengan meilih jalan yang tidak dipilih banyak orang. Keaslian atau orisinalitas kita dalam banyak hal menjadi salah satu indikator seberapa maju kita atau sebrapa baru informasi seputar kita yang kita tahu. Paling tidak ini berlaku bagi orang yang mengamati perilaku orang lain untuk kepentinagn apa saja. Untuk dijadikan teman, pasangan hidup, atau untuk disapa.

Ini bisa diukur dengan apa saja, mulai dari topik apa yang sering kita bicarakan, musik yang sedang kita dengarkan, buku yang sedang kita baca, atau kebiasaan lain. Memilih yang tidak banyak dipilih orang karena alasan apapun bisa menjadi nilai tambah bagi orang lain. Kita mungkin tidak bisa lepas dari hegemoni media yang bahakn memasuki ruang privasi seperti radio yang ada di telepon seluler tertentu, namun paling tidak dalam menentukan pilihan hidup, arah dan jalur yang ditempuh tentu tidak ada salahnya jika kita bisa menempuh yang tidak dipilih banyak orang.

Dengan asumsi bahwa setiap kita unik dan spesial dan memiliki spesifikasi berbeda, dengan latar belakang pengalaman beragam bagi saya cukup untuk menghakimi bahwa setiap kita harus punya perbedaan dengan yang lain. Orang lain akan mencari kita karena selain kita, tidak ada yang memiliki sesuatu yang dicarinya.

Susah ? tentu saja tidak. Dalam dunia marketing kita tentu selalu mendengar bahwa orisinalitas menjadi kunci sukses bagi beberapa brand dalam strategi pemasaran. Kebaruan, keunikan, dan sedikit kontorversi bagi barang jualan akan meningkatkan nilai ekonomis barang tersebut. Perbedaan yang dibuat tidak perlu berbeda sama sekali, paling tidak orang punya sedikit penanda bagaiaman membedakan kita dengan yang lain.

Warna yang nampak dimata orang, dengan sedikit bumbu pola dan pemanis berupa jargon-jargon agar kehadiran kita tidak sia-sia. Tentu itu harus dibarengi dengan kapasitas pribadi yang bisa dibagi dengan siapa saja. Jadi ? siapkah kita menjadi diri sendiri ? kalau iya, tentu kita bisa menjawab pertanyaan sederhana : apa yang membedakan anda dengan orang lain ?..

Comments

Asta Qauliyah said…
Kita akan se-ordinary seperti apa yang kita kehendaki. Berkelana dalam kedirian membawa kita bisa memahami orang lain: realitas di luar diri. Saya, Asta Qauliyah

Popular Posts