journey never end (sebuah catatan singkat perjalanan)


Sudah menjadi fitrah setiap insan manusia, diberi potensi untuk senantiasa bergerak dalam berbagai bentuk. Memaknai kehadiran di dunia serta terus berusaha meningkatkan intensitas iman demi kualitas hidup yang semoga semakin bermanfaat bagi khalayak. Bergerak dalam banyak arti telah menjadi alat ampuh manusia untuk menemukan kembali dirinya di alam dunia sebagai makhluk sosial dan makhluk ciptaan sang Khalik. Karenanya, “bergerak” dalam bentuk fisiknya melakukan perpindahan dari satu titik ke titik yang lain dimanapun itu menjadi proses kontemplasi menarik sekaligus penuh inpirasi.
Karenanya, sebuah perjalanan selalu menjadi alat tawar menarik bagi mereka para manusia yang coba keluar dari lingkaran rutinitas yang penuh sesak dengan aturan, dan segala kekakuan didalamnya dengan aktifitas yang bisa menyegarkan pikiran. Perjalan kemanapun dan dengan aktifitas apapun harusnya dapat menjadikan para manusai menjadi lebih “ikhlas” dan “tawakkal” menerima kehadirannya di dunia. Merenungi keagunganNya, meresapi kebesaranNya seakan “include” dalam setiap perjalanan. Manusia dengan dengan tangan penuh dengan hal-hal yang materialistik, lidah-lidah penuh cerita bualan, bukan hal yang istimewa jika dibandingkan dengan isi hati yang lebih baik dari sebelumnya. Keteguhan dan ketegaran menjadi “oleh-oleh” penting untuk diberikan bagi setiap teman yang tak menyempatkan diri terlibat.
Harapan akan kehidupan yang lebih baik kan terus ada untuk terus dibisikkan ke setiap insan yang mengaku dalam jalan menuju kesempurnaanNya. Dalam upaya demikianlah sehingga tak ada yang lain yang bisa kami bawa untuk teman sekalian sebagai buah tangan dari pulau seberang, selain pelajaran tentang kebesaranNya, keagunganNya.


Comments

dehhh.. setelah sekian lama.. akhirnya blog ini diisi lagii.. hahaahaa.. intinya memang terus bergerak kak dii.. terus berlari membuka ruang. seperti tiki-taka. hahahaha
Uchie said…
ini sebenarnya postingan lama tapi tersimpan sebagai draft..setelah baksosnas pertama di kalimantan..masih semester 2 ko kalau ndak salah...

pakar ruang kosong ko memang..bisa mako jadi radiolog..membaca ruang kosong

Popular Posts